This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 25 Maret 2012

Musics

1. Defini Music
2. Music Genre

Music

Music is an art form whose medium is sound and silence. Its common elements are pitch (which governs melody and harmony), rhythm (and its associated concepts tempo, meter, and articulation), dynamics, and the sonic qualities of timbre and texture. The word derives from Greek μουσική (mousike; "art of the Muses").[1]
The creation, performance, significance, and even the definition of music vary according to culture and social context. Music ranges from strictly organized compositions (and their recreation in performance), through improvisational music to aleatoric forms. Music can be divided into genres and subgenres, although the dividing lines and relationships between music genres are often subtle, sometimes open to individual interpretation, and occasionally controversial. Within "the arts", music may be classified as a performing art, a fine art, and auditory art. There is also a strong connection between music and mathematics.[2]
To many people in many cultures, music is an important part of their way of life. Ancient Greek and Indian philosophers defined music as tones ordered horizontally as melodies and vertically as harmonies. Common sayings such as "the harmony of the spheres" and "it is music to my ears" point to the notion that music is often ordered and pleasant to listen to. However, 20th-century composer John Cage thought that any sound can be music, saying, for example, "There is no noise, only sound."[3] Musicologist Jean-Jacques Nattiez summarizes the relativist, post-modern viewpoint: "The border between music and noise is always culturally defined—which implies that, even within a single society, this border does not always pass through the same place; in short, there is rarely a consensus ... By all accounts there is no single and intercultural universal concept defining what music might be.

Daftar Bacaan

Sabtu, 24 Maret 2012

Desain Pesan

 Desain Pesan Dalam Teknologi Pendidikan
Dalam kawasan teknologi pendidikan terdapat lima kawasan yang menjadi bidang garapan penelitian. Kelima kawasan tersebut adalah (1) design, (2) development (pengembangan), (3) utilization (penggunaan), (4) management, dan (5) evaluation[1]. Salah satu dari unsur desain adalah desain pesan (massage design). Ilustrasi dari lima unsur dari kawasan teknologi pendidikan dapat dilihat pada Gambar 7.1.
Pesan adalah informasi yang akan disampaikan oleh komponen lain; dapat berupa ide, fakta, makna, dan data. Pandangan lain dikemukakan bahwa massage atau pesan pada dasarnya adalah hasil atau output dari encoding. Atau dengan kata lain pesan bentuknya bisa berupa kalimat pembicaraan lisan, tulisan, gambar, peta, ataupun tanda/impulse/sinyal dan sebagainya.[2] Selanjutnya untuk memudahkan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan pesan dicontohkan sebagai berikut.







          Ilustrasi unsur dari kawasan teknologi pendidikan
-          Anda berbicara à isi pembicaraan adalah pesan
-          Anda, menulis à hasil tulisan adalah pesan
-          Anda melukis à hasil lukisan adalah pesan


[1] Atwi Suparman, Kawasan Riset dan Pengembangan Teknologi Pendidikan, makalah disampaikan pada seminar Nsional Teknologi Pendidikan (Jakarta: PPS UNJ, 2000), hlm. 4.
[2] AECT, Definisi Teknologi Pendidikan Satuan Tugas Definisi dan Terminologi AECT, (Jakarta: Rajawali, 1986), hlm. 9.

Pengertian Teknologi Pendidikan AECT 2004


Berdasarkan definisi AECT 2004 ( AECT Definition and Terminologi Committee document #MM4.0 ), Teknologi Pendidikan adalah :

Educational technology is the study and ethical practice of facilitating learning and improving performance by creating, using, and managing appropriate technological processes and resources.(Teknologi Pembelajaran adalah studi dan etika praktek untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja melalui penciptaan, penggunaan, dan pengaturan proses  dan sumber daya teknologi.)

Definisi ini mengandung beberapa elemen kunci yaitu :
Studi. Pemahaman teoritis, sebagaimana dalam praktek teknologi pendidikan memerlukan konstruksi dan perbaikan pengetahuan yang berkelanjutan melalui penelitian dan refleksi praktek, yang tercakup dalam istilah studi. Etika Praktek. Mengacu kepada standard etika praktis sebagaimana didefinisikan oleh Komite Etika AECT mengenai apa yang harus dilakukan oleh praktisi Teknologi Pendidikan. Fasilitasi. Pergeseran paradigma kearah kepemilikan dan tanggung jawab pembelajar yang lebih besar telah merubah peran teknologi dari pengontrol menjadi pem-fasilitasi. Pembelajaran. Pengertian pembelajaran saat ini sudah berubah dari beberapa puluh tahun yang lalu. Pembelajaran selain berkenaan dengan ingatan juga berkenaan dengan pemahaman. Peningkatan. Peningkatan berkenaan dengan perbaikan produk, yang menyebabkan pembelajaran lebih efektif, perubahan dalam kapabilitas, yang membawa dampak pada aplikasi dunia nyata. Kinerja. Kinerja berkenaan dengan kesanggupan pembelajar untuk menggunakan dan mengaplikasikan kemampuan yang baru didapatkannya.

Berdasarkan definisi 1994, Teknologi Pembelajaran adalah ; Teori dan praktek dalam desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan dan penilaian proses dan sumber untuk belajar. Komponen definisinya adalah : teori dan praktek ; desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan penilaian ; proses dan sumber ; untuk keperluan belajar.

Perbedaan antara kedua definisi ini adalah :
Definisi 1994                                                   Definisi 2004
1. Menekankan pada teori dan praktek                      1. Menekankan pada Studi dan etika praktek
2. Pokok kegiatan adalah desain, pengembangan        2. Penciptaan, pengaturan, dan penggunaan
    pemanfaatan, pengelolaan, dan penilaian
3. Tujuan untuk keperluan belajar                             3. Tujuan memfasilitasi pembelajaran
4. Utilisasi proses & sumber belajar                          4. Utilisasi proses & sumber daya teknologi

Untuk poin 1, definisi 2004 sudah lebih spesifik karena menekankan pada studi & etika praktek. Poin 2, definisi 2004 memiliki kekurangan karena tidak mencakup untuk penilaian. Poin 3 sudah berkenaan dengan perubahan paradigma, dimana teknologi pembelajaran hanya memfasilitasi pembelajaran – artinya faktor-faktor lain dianggap sudah ada. Poin 4, definisi 2004 sudah lebih luas karena yang dikelola bukan hanya semata proses dan sumber belajar, tetapi lebih jauh sudah mencakup proses dan sumber daya teknologi.

Secara singkat dapat dikatakan bahwa definisi 2004 sudah mencakup aspek etika dalam profesi , peran sebagai fasilitator, dan pemanfaatan proses dan sumber daya teknologi.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More